<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Pos Yando</title>
	<atom:link href="http://yando.dagdigdug.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yando.dagdigdug.com</link>
	<description>Pos Yando yang bikin DAg DIg DUg</description>
	<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 15:04:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Resolusi Tahun Ini</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2010/01/10/resolusi-tahun-ini/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2010/01/10/resolusi-tahun-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 15:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2010/01/10/resolusi-tahun-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Memang benar tidak ada kata terlambat untuk perbaikan&#8230;
Pribadi :
1. Peningkatan ibadah sunnah, kalo yang wajib mah kudu lebih baik.
2. Menikah  
Target yang lain menyusul sepanjang tahun deh&#8230;
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memang benar tidak ada kata terlambat untuk perbaikan&#8230;</p>
<p>Pribadi :</p>
<p>1. Peningkatan ibadah sunnah, kalo yang wajib mah kudu lebih baik.</p>
<p>2. Menikah <img src='http://yando.dagdigdug.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Target yang lain menyusul sepanjang tahun deh&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=31&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_31" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2010/01/10/resolusi-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sariawan</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/11/15/sariawan/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/11/15/sariawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 11:48:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/11/15/sariawan/</guid>
		<description><![CDATA[Duh sariawan lagi.. Sepertinya akibat kondisi psikologis yang agak labil&#8230;
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Duh sariawan lagi.. Sepertinya akibat kondisi psikologis yang agak labil&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=28&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_28" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/11/15/sariawan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Buku Jakarta</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/07/06/pesta-buku-jakarta/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/07/06/pesta-buku-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 21:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>

		<category><![CDATA[pesta buku jakarta 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/07/06/pesta-buku-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Hari sabtu lalu, akhirnya jadi menyerbu ke Pesta Buku di Istora. Menurut jadwal, acara tersebut akan berakhir hari Ahad ini ( 5 juli 2009 ). Tebengan pertama yang saya kontak adalah Candra. Saat saya hubungi siang harinya, ternyata dia lagi kena musibah. Komputer kantornya bermasalah, sedangkan harddisknya di enkripsi, jadi harus di bawa ke kantor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari sabtu lalu, akhirnya jadi menyerbu ke Pesta Buku di Istora. Menurut jadwal, acara tersebut akan berakhir hari Ahad ini ( 5 juli 2009 ). Tebengan pertama yang saya kontak adalah Candra. Saat saya hubungi siang harinya, ternyata dia lagi kena musibah. Komputer kantornya bermasalah, sedangkan harddisknya di enkripsi, jadi harus di bawa ke kantor untuk perbaikannya.</p>
<p>Kawan tebengan  berikutnya adalah Ragil. Menjanjikan sampai di kosan setelah jam 7 malam. Sesudah shalat Isya, berangkatlah kami berdua menuju Istora. Entah karena langit sudah gelap atau lama tidak bermain di seputaran Senayan, nyasarlah kami sampai ke kebayoran. Sempat terpukau juga oleh deretan rumah mewah nan anggun di seputaran Widya Chandra.</p>
<p>Akhirnya diputaran kedua, sampailah kami di Istora. Hampir jam 8, sepertinya. Hanya sayangnya, kami kecewa dengan lingkungan seputaran Istora Senayan yang mendadak kumuh oleh tebaran sampah styrofoam, tempat perbekalan makan siang peserta kampanye siang harinya.</p>
<p>Pertama kali, kami mampir di stand Penerbit republika. Maklum Ragil mendapat titipan pesanan 2 buah buku. Moga Bunda Disayang ALLAH dan Sang Penandai. Keduanya karangan Tere Liye. Tetapi hanya buku pertama yang diterbitkan oleh Republika. Sedangkan buku yang kedua masih misteri. Saya sendiri hanya sempat mengangkut buku &#8220;Batavia Kota Banjir&#8221; nya Alwi Shahab. Sebenarnya masih ada 4 seri buku tentang Jakarta tulisan Bang Alwi. Dan mengincar buku M.Natsir yang lumayan tebal itu. Tapi nanti sajalah, toh 2-3 bulan lagi , harusnya ada pameran buku serupa. Lagipula diskonnya tidak terlalu mencolok.</p>
<p>Mulailah kami berburu sang Penanda. Pos pertama adalah Mizan. Sebelum sampai Mizan, saya sempat melirik stand Periplus. Sayangnya mereka sudah persiapan menutup standnya dengan terpal. Di Mizan rupanya tidak ada, bergeraklah kami ke Gunung Agung. Lagi-lagi hasilnya sama. Di tengah perjalanan, saya sempat melihat buku berjudul &#8220;Band of Brother&#8221;, entah di penerbit Ufuk atau Obor ya? Serial BoB lah yang menemani perjalanan ke Bali tahun 2005 silam.</p>
<p>Beberapa stand penerbit dan toko buku besar, kami tanya, tetapi tidak ada informasi yang jelas. AKhirnya, sampailah kami di Penerbit Serambi. Dan buku Sang Penandai memang diterbitkan oleh Serambi. Syukurlah..</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=26&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_26" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/07/06/pesta-buku-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mulai lagi&#8230;</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/06/28/mulai-lagi/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/06/28/mulai-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 04:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/06/28/mulai-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Bisa ??
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa ??</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=25&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_25" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/06/28/mulai-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rehat dulu</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/14/rehat-dulu/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/14/rehat-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 14:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/02/14/rehat-dulu/</guid>
		<description><![CDATA[Maaf , kalo beberapa hari ini tidak menulis di blog ini.  Maklum, sedang fokus mengisi blog sebelah , hehehe&#8230; Tapi tenang saja, di blog ini saya pasang fasilitas update tulisan-tulisan di blog sebelah tersebut.
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf , kalo beberapa hari ini tidak menulis di blog ini.  Maklum, sedang fokus mengisi <a href="http://simbangando.blogdetik.com">blog sebelah</a> , hehehe&#8230; Tapi tenang saja, di blog ini saya pasang fasilitas <em>update</em> tulisan-tulisan di blog sebelah tersebut.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=17&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_17" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/14/rehat-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan - jalan Jogja [3]: Awan - awan di belakang Quality</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-3-awan-awan-di-belakang-quality/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-3-awan-awan-di-belakang-quality/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 09:21:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-3-awan-awan-di-belakang-quality/</guid>
		<description><![CDATA[Hati - hati bagi kaum fakir bandwith, banyak foto &#8230;


Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hati - hati bagi kaum fakir <em>bandwith</em>, banyak foto &#8230;</p>
<p><span id="more-12"></span><img src="http://yando.dagdigdug.com/wp-includes/js/tinymce/themes/advanced/images/spacer.gif" alt="More..." height="10" width="100%" /><a href="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/02/foto048.jpg" title="awan 2"><img src="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/02/foto048.thumbnail.jpg" alt="awan 2" /></a></p>
<p><a href="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/02/foto047.jpg" title="Awan lebar"><img src="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/02/foto047.thumbnail.jpg" alt="Awan lebar" height="110" width="155" /></a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=12&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_12" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-3-awan-awan-di-belakang-quality/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan-jalan Jogja [2] : Ke Jogja Jalan ke Mana ?</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-2-ke-jogja-jalan-ke-mana/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-2-ke-jogja-jalan-ke-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 08:01:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[elektro]]></category>

		<category><![CDATA[ngalor ngidul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-2-ke-jogja-jalan-ke-mana/</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat posting pertama, saat di kereta menuju jogja tempo hari ?

Nah, saat ngobrol dengan kawan sebangku itu, beliau bertanya tentang tempat-tempat wisata non-alam (maksudnya pantai..) di seputaran Jogja. Di awal, dia sempat cerita sudah pernah  ke pantai Depok, Kukup, Krakal, Parangtritis + Baron+ Glagah (?) . Mau kasih tahu tempat makan di Jogja, toh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ingat posting pertama, saat di kereta menuju jogja tempo hari ?</p>
<p><span id="more-9"></span><img src="http://yando.dagdigdug.com/wp-includes/js/tinymce/themes/advanced/images/spacer.gif" alt="More..." height="10" width="100%" /><br />
Nah, saat ngobrol dengan kawan sebangku itu, beliau bertanya tentang tempat-tempat wisata non-alam (maksudnya pantai..) di seputaran Jogja. Di awal, dia sempat cerita sudah pernah  ke pantai Depok, Kukup, Krakal, Parangtritis + Baron+ Glagah (?) . Mau kasih tahu tempat makan di Jogja, toh dia bisa eksplorasi sendiri..</p>
<p>Akhirnya terlontar beberapa tempat wisata yang cukup menarik sebagai referensi ( oya, urutannya tidak berdasarkan popularitas ) :</p>
<p><strong>1. Kasongan </strong>, pusat kerajinan Grabah ( karya seni dari tanah liat) di Bantul. Saya lupa, Kasongan itu sejalur dengan Jalan Parangtritis atau Jalan Bantul ya ? Hehehe. Selain grabah, ada beberapa pengrajin yang mulai memproduksi kerajinan bunga-bunga tiruan. Saya sempat membelinya untuk hiasan kelas saat kelas 3 SMU. Dan seisi kelas termasuk wali kelas saya, Pak Parwinando sempat heboh dan heran dengan inisiatif saya tersebut. Mungkin beliau berpikir saya sedang kasmaran kali ya ?? hahaha</p>
<p><strong>2.Monjali</strong> alias Monumen Jogja Kembali.  Seingat saya monumen ini diresmikan saat saya kelas 3 SD. Humm, kira-kira tahun 91 atau 92. Monumen ini memang bukan sekadar monumen. Banyak sekali barang-barang baik asli maupun replika saat perang kemerdekaan. Selain itu, diorama yang cukup banyak, dapat membantu dalam menggambarkan situasi saat perang kemerdekaan. Beberapa orang memang mengira Monjali hanyalah sekedar monumen tanpa sesuatu yang menarik, sekedar monumen penanda momen.</p>
<p><strong>3. Museum Biologi</strong>  , terletak di jalan Sultan Agung atau Kusumanegara. Kalau dari titik nol kilometer kota Jogja ( perempatan Kantor Pos Jogja ), sekitar 5 kilometer ke arah timur. Dan terletak di sebelah kanan jalan. Oya, saya belum pernah kesana, jadi belum dapat bercerita.</p>
<p><strong>4.  Museum Batik. </strong>Saya hanya pernah melihat papan petunjuknya di jalan antara Bioskop Mataram dan perempatan Gayam. Kalau saya ke Jogja lagi, akan saya cek ulang.</p>
<p>Ada yang mau menambahkan daftar ini ?</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=9&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_9" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/jalan-jalan-jogja-2-ke-jogja-jalan-ke-mana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>[Pawitikra] Sepeda Joeang</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/pawitikra-sepeda-joeang/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/pawitikra-sepeda-joeang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 02:11:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>

		<category><![CDATA[pawitikra]]></category>

		<category><![CDATA[sepeda juang]]></category>

		<category><![CDATA[smp 5 jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/pawitikra-sepeda-joeang/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu acara di kalendar resmi SMP 5 Jogja yang paling saya saya sukai adalah Sepeda Juang.
 Sebenarnya lupa juga sih, waktu tepatnya.. Sepertinya setiap semester awal tahun pendidikan. Setidaknya ada 2 hal yang cukup menyenangkan dari acara Sepeda Juang ( versi saya tentunya :D) :
Pertama, fasa persiapan. Didalam fasa ini, biasanya sebagian ( satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu acara di kalendar resmi SMP 5 Jogja yang paling saya saya sukai adalah Sepeda Juang.<br />
<span id="more-10"></span> Sebenarnya lupa juga sih, waktu tepatnya.. Sepertinya setiap semester awal tahun pendidikan. Setidaknya ada 2 hal yang cukup menyenangkan dari acara Sepeda Juang ( versi saya tentunya :D) :<br />
<strong>Pertama</strong>, fasa persiapan. Didalam fasa ini, biasanya sebagian ( satu kelas ya?) menyibukkan diri dalam menentukan desain kaos dan topi yang dipergunakan saat Sepeda Juang. Seingat saya duet maut desainer kondang kelas H, Wita dan Anik, selalu terlibat selama 3 tahun tersebut. Entah sebagai desainer utama, visioner atau partner.. ( hayah, nulis apaan ni? ).</p>
<p>Yang masih saya ingat semakin naik kelas, cita rasa desain kaos dan topinya memang meninggalkan aroma-aroma ormatif. Jujur, desain kaos saat kelas 3 memang top markotop. Secara , dilihat sekilas ilustrasi yang ada di belakang kaos tersebut menggambarkan karakter fisik maupun kepribadian masing -masing penghuni kelas H saat itu. Dari gambaran Ami sang Commander in Chief yang keibuan sampai Pak Warjo sang wali kelas yang kewalahan dengan keunikan anak-anak asuhnya.  Seingat saya, dirumah cuma ada kaos sepeda Juang kelas 2 dan 3. Kalau ada kamera, saya akan coba foto kaos - kaos kenangan tersebut.</p>
<p><strong>Kedua, </strong>tentu saja jalan-jalannya itu yang menyenangkan. Rutenya yang cukup<br />
mencerahkan bagi saya yang jarang jalan-jalan keluar rumah. Kalau tidak salah, urutan rutenya seperti ini..</p>
<blockquote><p>Kelas 1, rute SMP 5 - Imogiri. Sekalian ziarah sepertinya. Tetapi bukan di makam raja-raja MAtaram itu. Seingat saya di bukit itu ada semacam taman makam pahlawan.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kelas 2, kami menuju Goa Selarong. Yup, markas perjuangan Pangeran Diponegoro dan kolega seperjuangannya. Sebenarnya Goanya sendiri tidak terlalu besar, hanya saja rute menuju kesana memang tidak terlampau mudah terlebih lagi jaman 1825-1830.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kalau rute saat kelas 1 dan 2 terletak di wilayah Kabupaten Bantul, maka saat kelas 3 rute dipindahkan ke kabupaten Sleman. Tepatnya di monumen perjuangan sekitar Kalasan. Lupa nama sebenarnya. Hehehe</p></blockquote>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=10&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_10" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/02/01/pawitikra-sepeda-joeang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ampacity</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/30/ampacity/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/30/ampacity/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 00:15:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[elektro]]></category>

		<category><![CDATA[kabel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/01/30/ampacity/</guid>
		<description><![CDATA[Ampacity sebenarnya tidak jauh berbeda dengan current carrying capacity , yang sering diterjemahkan sebagai kapasitas hantar arus (KHA). Kebetulan sedang dapat tugas untuk menghitung konfigurasi kabel XLPE yang tepat dalam menyalurkan arus sesuai pesanan klien. Klien mensyaratkan penyaluran  daya menggunakan saluran kabel bukan saluran udara. Jadi, pilihan konfigurasinya adalah flat formation atau threefoil formation.   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ampacity sebenarnya tidak jauh berbeda dengan current carrying capacity , yang sering diterjemahkan sebagai kapasitas hantar arus (KHA). <span id="more-4"></span>Kebetulan sedang dapat tugas untuk menghitung konfigurasi kabel XLPE yang tepat dalam menyalurkan arus sesuai pesanan klien. Klien mensyaratkan penyaluran  daya menggunakan saluran kabel bukan saluran udara. Jadi, pilihan konfigurasinya adalah <em>flat formation</em> atau <em>threefoil formation</em>.   Memang kapasitas hantar arus ditentukan oleh jenis konduktor dan diamter atau luas penampang yang dipergunakan. Akan tetapi, jika yang dipergunakan lebih dari 1 buah konduktor / kable maka pengaruh rugi-rugi yang diakibatkan oleh panas perlu diperhitungkan juga&#8230;</p>
<p><a href="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/01/kabel.jpg" title="konfigurasi kabel tanah"></p>
<p><img src="http://yando.dagdigdug.com/files/2009/01/kabel.thumbnail.jpg" alt="konfigurasi kabel tanah" /></p>
<p>Konfigurasi kabel tanah</p>
<p></a></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=4&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_4" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/30/ampacity/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan - Jalan Jogja (1) : Senja Utama Jatinegara - Tugu</title>
		<link>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/29/jalan-jalan-jogja-1-senja-utama-jatinegara-tugu/</link>
		<comments>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/29/jalan-jalan-jogja-1-senja-utama-jatinegara-tugu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 00:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yando</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[Jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yando.dagdigdug.com/2009/01/29/jalan-jalan-jogja-1-senja-utama-jatinegara-tugu/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan perjalanan liburan pengganti cuti tahun baru kemarin&#8230;

Jakarta, 19.42 an&#8230;
Senja sedikit terlambat 10 menit dari jadwal yang tertera di karcis. Seperti dugaanku, panjang Senja bertambah dari ukuran regulernya. Hmm, mungkin lebih dari 8 gerbong. Atau sudah mencapai belasan gerbong? Didalam Senja sendiri,kepadatan dan keriuhannya masih sesuai dugaan, tidak terlalu banyak orang. Bahkan dibawah standar kepadaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Catatan perjalanan liburan pengganti cuti tahun baru kemarin&#8230;</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p>Jakarta, 19.42 an&#8230;</p>
<p><strong>Senja</strong> sedikit terlambat 10 menit dari jadwal yang tertera di karcis. Seperti dugaanku, panjang Senja bertambah dari ukuran regulernya. Hmm, mungkin lebih dari 8 gerbong. Atau sudah mencapai belasan gerbong? Didalam Senja sendiri,kepadatan dan keriuhannya masih sesuai dugaan, tidak terlalu banyak orang. Bahkan dibawah standar kepadaan H-1 liburan..</p>
<p>Senja, 21.30</p>
<p><strong>Penumpang gelap</strong> keluar dari loko.  Di persambungan antara gerbong pertama dan loko, sempat ada keributan, saat seorang ibu penjual mie instan meminta ke penumpang untuk membuka pintu penghubung loko dan gerbong. Katanya sih, masinisnya mau masuk ke gerbong. Lah, kan aneh.. Kalau masinis k gerbong , terus yang pegang kemudi siapa ? :p Asistennya ? Beberapa saat kemudian, pintu penghubung terbuka. Tetapi kok ??? Bukan masinis, malahan segerombolan orang yang tampaknya sudah capek dan bosan dipindangkan oleh masinis di loko&#8230;</p>
<p>Senja, 02.00</p>
<p><strong>Purwokerto</strong></p>
<p>Senja baru meninggalkan Stasiun Purwokerto, semoga saja tidak terlambat sampai di jogja. Secara tidak bisa tidur dengan nyaman disini.. Jadwal regulernya, Senja akan sampai di Stasiun Cirebon jam 23. Entah dengan jadwal di Purwokerto.</p>
<p>Wates, 04.00</p>
<p><strong>Banci in Action</strong></p>
<p>Kulirik sekilas jam tangan, kira-kira jam 4 pagi. Jarak tempuh kereta Wates - Tugu sekitar 20 - 30 menit. Tetapi, kalo anda pengguna kereta Senja / Fajar, anda akan disuguhi duet maut banci yang secara fisik lebih pantas jadi <em>debt collector </em>( info dari penumpang sebelah ).  Pantas, kalau saya menggunakan kereta Lodaya malam dari Bandung tidak pernah bertemu dengan mereka berdua. Yang jelas, lengkingan mereka berdua sanggup mengusir rasa kantuk saya sampai di Stasiun Tugu..</p>
<p><strong>Tugu, 4.35</strong></p>
<p>Alhamdulillah sampai juga.. Segera cari musala Stasiun, shalat SHubuh dan hubungi rumah . Ada yang unik saat, saya sedang menunggu jemputan.  Ada sekolompok orang asing yang baru sampai dari Jakarta, tampaknya mereka mempergunakan Taksaka. Saat mereka akan melintasi kereta yang sedang <em>langsir</em> di jalur 1, ada 2 orang yang lebih memilih melintasi gerbong dengan merayap melewati bawah gerbong ketimbang lewat pintu gerbong. Bahkan, kelakuan mereka diabadikan oleh kawan-kawan mereka sendiri.</p>
<p>Lucunya, saat mereka melakukan kegilaan tersebut, ada seorang ibu penjual makanan yang melihat hal tersebut. Dan menasihati supaya lewat pintu , jangan pakai <em>ndlosor</em>  semacam itu. Tentu saja dengan bahasa Jawa. Kedua orang asing itu hanya tersenyum saja, entah mereka mengerti atau tidak..</p>
<p>Seperti biasa, saya keluar dari pintu Selatan. Jika cuaca cerah dan anda ingin melihat yang Jogja banget, saya sarankan anda keluar lewat pintu Timur / utama. Kemudian anda berjalan sampai jalan raya dan menyebranglah ke gedung di depan Stasiun tugu. Tunggu kira-kira sampai jam 5.30, kalau anda beruntung ( cuaca tidak berawan ) , anda akan melihat langit jogja yang sangat indah dengan latar belakang Stasiun Jogja. Jikalau, saya sudah memilki kamera digital, saya akan usahakan menyajikannya untuk anda.</p>
<p>Selamat Datang di Jogja</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://yando.dagdigdug.com/?p=5&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_5" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yando.dagdigdug.com/2009/01/29/jalan-jalan-jogja-1-senja-utama-jatinegara-tugu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
