Rasa-rasanya film terakhir yang saya tonton di bioskop adalah Robin Hood. Bersama istri pertengahan tahun ini. Dan dibintangi oleh Russel Crowe yang kebetulan menjadi pemeran utama di film The Next Three Day ini.
Cukup terlambat untuk membeli tiket masuk, saya baru mulai menonton pada menit ke 15. Dimulai dengan adegan Russel Crowe yang mencoba berdiskusi seorang pengacara untuk membebaskan istrinya. Sang istri sedang menanti putusan pengadilan atas tuduhan pembunuhan.
Mungkin karena terlambat, saya masih bertanya-tanya mengenai detail tuduhan pembunuhan tersebut. Dan akhirnya terjawab di akhir film, berkat seorang polisi yang mencoba flash back mengenai kasus tersebut. Sepertinya si polisi tersebut punya indera tambahan. Terbukti dengan kecurigaan di awal pertemuan dengan Russel Crowe.
Kembali ke alur cerita, Russel Crowe memutuskan mencari cara untuk melarikan istrinya dari tahanan pengadilan sebelum dipindahkan ke penjara di luar daerahnya. Demi istrinya, RC menemui seorang mantan narapidana yang berhasil kabur 7 kali dan tertangkap pula. Setidaknya ada 2 hal menarik dari diskusi mereka :
- Tidak ada penjara yang tidak bisa dibobol. Kamu hanya perlu mendapatkan” kunci”nya.
- Jika kamu masih berfikir tentang keluarga, tidak tega mendorong seorang wanita tua saat berusaha kabur, maka urungkanlah niat mu itu. Karena kabur hanya akan membawa nasibmu menuju kematian oleh peluru polisi.
Meski sempat merasa bosan dengan alur cerita yang terbilang lambat, berhembusnya aroma kabur dari penjara, menimbulkan harapan bahwa film ini akan menarik seperti Prison Break.
Ternyata tidak semua harapan terpenuhi. Yang mirip dengan Prison Break hanyalah penempelan rencana dan jalur rencana kabur dari penjara. Selebihnya tonton saja sendiri
.
Yang cukup menarik adalah 2 benda techie yang muncul disepanjang film. Pertama, Iphone. Entah seri yang mana. Aplikasi yang dipakai hanya stopwatch dan mobile tracker . Sebenarnya saya berharap , aplikasi Spacetime bisa dipakai. Siapa tahu, perhitungan rencana kabur bisa dikalkulasi dengan Transformasi Fourier atau Laplace .
Benda kedua adalah Toyota Prius. Mobil ini pernah saya nominasikan untuk menjadi mobil proyek. Sayangnya populasinya masih sedikit di Jakarta, jadi harapan saya pun belum terwujud.
Nah, hubungan dengan 3 hari adalah, si Russel Crowe saat sedang serius-seriusnya merancang rencana membawa lari istrinya dari tahanan pengadilan, datanglah informasi bahwa dalam 3 hari si istri akan dipindahkan ke tahanan negara bagian yang jauh dari tempat tinggalnya saat ini.
Sempat kalang kabut, akhirnya RC mencari jalan untuk mencari dana dalam usaha melarikan istrinya itu. Petunjuk : RC mencontoh metode Robin Hood dalam mencari dana.
Akhir dari film ini termasuk khusnul khatimah wal happy ending . Beberapa adegan cukup menegangkan. Pertama saat akan kabur dari kota Pittsburgh. Maklum sejak peristiwa 11 September 2001, sudah ada semacam SOP untuk kepolisian, jika ada kejadian berbahaya, dalam sekian menit pertama, polisi akan mengepung beberapa tempat publik. Dan sekian menit berikutny, semua jalur keluar kota sudah ditutup.
Bagian menegangkan kedua adalah, saat akan kabur melalui bandara. Adegannya terbilang umum, tetapi efek suara bioskop cukup membawa imajinasi ala kabur-kaburan itu menjadi hidup.
Nilai film ini : 7 dari 10 . Dan layak tonton.